Rabu, 28 Desember 2011

BAB III ( Keterkaitan Individu, Keluarga , dan Masyarakat )


Keterkaitan Individu, Keluarga , dan Masyarakat

keluarga sebagai perantara sosialisasi primer, adalah sosialisasi yang pertama kali terjadi di individu semasa kecil dengan belajar menjadi anggota masyarakat. Sosialisasi primer dalam keluarga berlangsung saat anak tersebut berusia 1-5 tahun atau semasa anak tersebut belum masuk sekolah.

Anak mulai mengenal anggota keluarga, masyarakat, dan lingkungan keluarga pada saat ia tumbuh dewasa nanti. Dimana ia bisa menemukan jati dirinya sendiri dalam keluarga tersebut.

Setelah seorang anak mulai mengenal anggota keluarganya, barulah ia mulai bersosialisasi dengan masyarakat di lingkungannya biasa disebut dengan sosialisasi sekunder yang memperkenalkan individu ke dalam kelompok masyarakakat, salah satunya adalah bentuk resosialisasi dan desosialisasi. Salah satu masalah yang dihadapi dalam keluarga adalah munculnya perbedaan pendapat antara keluarga, yang mengakibatkan permasalahan kecil pada keluarga tersebut.

Pengenalan individu terhadap masyarakat di perlukan agar mereka tidak canggung lagi dalam berinteraksi dan saling bertukar pikiran. Dalam proses sosialisasi ini perlu adanya pengawasan dari anggota keluarga terhadap individu itu sendiri, agar mereka tidak salah bergaul.

Dalam proses resosialisasi, seseorang di beri suatu identitas yang baru, sedangkan desosialisasi adalah proses dimana seseorang mulai mengalami “ pencabutan ”
identitas diri yang lama.

Resosialisasi dan desosialisasi sangat erat kaitannya untuk membentuk suatu individu baru yang bisa secara universal dapat berinteraksi atau bersosialisasi dengan baik terhadap lingkungan keluarga dan lngkungan masyarakat.

Jadi perlunya sosialisasi individu, terhadap keluarga dan masyarakat sangat penting dan terikat. Agar mereka bisa berinteraksi dengan baik dan menemukan jati diri mereka seperti apa.

Keluarga yang baik adalah keluarga yang hidup dengan penuh kasih sayang dalam satu lingkungan yaitu lingkungan kelurga, yang dapat mengerti segala sesuatu yang terjadi dalam permasalahan keluarga.


Individu, keluarga dan masyarakat tidak pernah lepas dari proses sosialisasi. Ini adalah awal di mana mereka dapat berinteraksi secara terus menerus dalam suatu lingkungan hidup.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar