Selasa, 27 Desember 2011

BAB IV ( Pemuda dan Sosialisasi )


Pemuda dan Sosialisasi

Pemuda adalah golongan manusia muda yang masih memerlukan pembinaan dan pengembangan kearah yang lebih baik, agar dapat melanjutkan dan mengisi pembangunan yang kini telah berlangsung. Kemudian sosialisasi adalah suatu sikap yang menunjukkan adanya interaksi dengan kehidupan diluar.
Proses kehidupan pemuda biasanya selalu di lakukan dilingkungan sekolah, keluarga, dan lingkungan bermain. Dalam perkembangannya pemuda di Indonesia memerlukan binaan ke arah yang menuju masa depan, agar mereka tidak terjerumus ke dalam permasalah yang bersifat negatif. Kedudukan pemuda dalam masyarakat adalah sebagai mahluk moral, mahluk sosial. Artinya beretika, bersusila, dijadikan sebagai barometer moral kehidupan bangsa dan pengoreksi. Sebagai mahluk sosial artinya pemuda tidak dapat berdiri sendiri, hidup bersama-sama, dapat menyesuaikan diri dengan norma-norma, kepribadian, dan pandangan hidup yagn dianut masyarakat. Sebagai mahluk individual artinya tidak melakukan kebebasan sebebas-bebasnya, tetapi disertai ras tanggung jawab terhadap diri sendiri, terhadap masyarakat, dan terhadap Tuhan Yang maha Esa.

Sosialisasi Pemuda

Dalam proses sosialisasi pemuda di Indonesia di ajak untuk berpikir akan masalah global yang akan di hadapinya. Proses sosialisasi banyak ditentukan oleh susunan kebudayaan dan lingkungan sosial yang bersangkutan. Sosialisasi tersebut di titik beratkan pada soal individu dalam kelompok melalui pendidikan dan perkembangannya.

INTERNALISASI, BELAJAR DAN SPESIALISASI

internasilasasi lebih ditekankan pada norma-nroma individu yang menginternasilasikan norma-norma tersebut. Istilah belajar lebih di tekankan pada perubahan tingkah laku dalam sekolah, cara berpikir yang spesifik, dan pengetahuan yang luas. Internalasi, pembelajaran dan spesialisasi memiliki peranan penting dalam perkembangan pemuda menuju kearah masa depan.



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar