Jumat, 13 April 2012

MANUSIA dan KEINDAHAN


Manusia dan keindahan

Apa sih yang dimaksud dengan keindahan?..

Keindahan sering diutarakan kepada situasi tertentu yang mendasarkan manusia menyatakan bahwa situasi tersebut memilki kebenaran. Kata dasar dari keindahan yaitu Indah yang memilki kaitan bagus, cantik, elok, bagus, enak dipandang dan lain sebagainya. Keindahan sangat identik dengan suatu peryataan yang bernilai benar atau bisa disebut juga suatu nilai kebenaran yang diutarakan oleh seseorang. Keindahan dan kebenaran memiliki nilai yang sama yaitu nilai abadi, dan mempunyai daya tarik yang selalu bertambah, karena kebenaran adalah keindahan. Keindahan juga bersifat universal, yang artinya tidak terikat oleh selera perorangan, waktu, bahkan tempat.

Keindahan itu baru akan terlihat jelas jika dihubungkan dengan sesuatu yang berwujud atau sesuatu karya yang memiliki nilai estetika. Keindahan juga dapat meliputi :

    1.       Keindahan seni
    2.       Keindahan alam
    3.       Keindahan moral, dan
    4.       Keindahan intelektual
Dalam hal estetik keindahan dianggap sebagai salah satu jenis nilai moral, nilai ekonomik, nilai pendidikan dan sabagainya. Nilai yang berhubungan dengan segala sesuatu yang tercakup dalam pengertian keindahan yaitu nilai estetik. Dan nilai tersebut oleh manusia di percaya terdapat pada suatu benda mati yang sampai terbukti kebenarannya.

Lalu apa sebabnya manusia menciptakan suatu keindahan tersebut?...

       1.       Karena adanya tata nilai yang telah using atau sudah tertinggal
       2.       Adanya kemerosotan zaman
       3.       Adanya penderitaan manusia
       4.       Suatu keagungan dari yang Maha Kuasa

Lalu apa hubungan manusia dengan keindahan?...

Manusia adalah makhluk Tuhan yang paling sempurna pembentukannya dibandingkan dengan makhluk hidup lainnya. Manusia memiliki 3 unsur yang tidak dapat dipisahkan, 3 unsur tersebut adalah unsur jasmani, unsur rohani, dan unsur kejiwaan. Selain itu manusia juga memiliki 5 komponen yang telah dimiliki manusia sejak lahir, 5 komponen tersebut ialah hawa nafsu, akal budi, hati (perasaan), roh, dan sirri (rahasia illahi). Dengan 5 komponen itu manusia tidak dapat dipisahkan dengan sesuatu yang disebut dengan keindahan, dan kelima komponen tersebut benar adanya pada diri seseorang.

Dengan akal manusia memiliki keinginan-keinginan yang menyenangkan untuk dirinya, dengan akal pikiran manusia dapat melakukan segala sesuatu yang bersifat komprehensif yang memilki nilai-nilai, manfaat, makna, dan tujuan dari suatu penciptaan yang pada dasarnya adalah rasa puas, dan rasa puas tersebut adalah salah satu indicator dari keindahan. Akal dan budi merupakan sesuatu yang manusia miliki dan tidak dimiliki oleh makhluk lain. Karena adanya akal budi tersebut, manusia selalu ingin memiliki kebenaran yang berbeda-beda.

Manusia pun memiliki sifat kehidupan yang jasmaniah dan rohaniah, maka kehendak atau keinginan manusia tersebut pun bersifat demikian, dan jumlah keinginan tersebut pun tidak terbatas. Maka suatu keindahan pada hakikinya adalah suatu dambaan setiap manusia, karena dengan keindahan itu manusia tersebut merasa nyaman dalam kepribadiannya.

Adanya suatu keinginan pun disebabkan karena adanya hawa nafsu untuk mendorong untuk mendorong hasrat atau keinginan yang dipikirkan atau direnungkan oleh akal tadi agar bisa terrealisasikan. Ditambah lagi karena anugerah-Nya, manusia diciptakan memiliki hati (perasaan), dimana hati manusia tersebut dapat merasakan adanya suatu keindahan yang membuat manusia memiliki sesibilitas esthetis atau kepekaan terhadap keindahan. Manusia juga pada hakekatnya membutuhkan keindahan guna untuk penyempurnaan kepribadiannya, ini dikarenakan nilai estetis sangat dibutuhkan oleh manusia untuk mentafsirkan suatu kebenaran tentang keindahan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar